25 Kata Bijak Dari Orang-Orang Hebat

25 Kata Bijak Dari Orang-Orang Hebat

Hallo sobat infotermia, kehidupan kita tak lepas dari berbagai peristiwa, tantangan, rintangan, kesempatan, dan berbagai pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran seumur hidup untuk berperilaku lebih baik dari hari ke hari. Benar kata orang pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup. Dengan belajar dari pengalaman, kita menjadi pribadi yang semakin dewasa setiap harinya.

Beberapa fase kehidupan mungkin terasa berat dan menyakitkan bagi beberapa orang. Terlebih yang tidak cukup bersyukur akan hidupnya jelas menganggap setiap peristiwa yang menyakitkan sebagai kutukan. Bila Anda tipe orang yang seperti itu, mungkin Anda akan membutuhkan kata-kata berikut untuk dijadikan bahan introspeksi. Meyakinkan diri sendiri mungkin menjadi hal yang berat. Namun, belajar dari kata-kata mutiara berikut mungkin bisa membantu Anda lebih menerima hidup apa adanya dan mau belajar serta memperbaharui hidup dengan pola pikir dan perilaku yang semakin baik. Berikut ini 25 kata-kata bijak dari orang-orang hebat yang berhasil Kami rangkum :

“Hidup itu sederhana, kitalah yang membuatnya sulit.” (Confucius)

Hidup itu sederhana saat menjalaninya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Kita menjalani hidup tanpa turut campur dalam urusan kehidupan orang lain. Sesederhana  itulah sebenarnya hidup. Sayangnya, terkadang kita melibatkan diri dalam hal yang sesungguhnya bukan menjadi bagian dari hidup kita. Itulah sebabnya hidup terasa begitu berat dan rumit.

Kebiasaan menggosip, mencemooh, dan mengolok-olok tak jarang kita lakukan. Kebiasaan-kebiasaan itulah yang tanpa disadari menjadikan kita dijauhi banyak orang. Tak ada yang mau membantu saat susah atau tak ada yang mau menemani sehingga kita merasa kesepian. Inilah yang membuat kita terkadang merasa sulitnya menjalani hidup.

“Hal yang paling penting adalah menikmati hidupmu, menjadi bahagia, apa pun yang terjadi.” (Audrey Hepburn)

Karena hidup bukan ditentukan orang lain, Anda harus bisa membuat jalan hidup sendiri. Anda yang berhak memutuskan apa yang terbaik. Menjalani hidup yang Anda miliki sebaiknya disertai kebahagiaan yang bisa didapatkan dari diri sendiri, keluarga, rekan, dan lingkungan sekitar. Tidak ada alasan untuk tidak bahagia, bukan?

“Hidup itu bukan soal menemukan diri Anda sendiri. Hidup adalah tentang menciptakan diri sendiri.” (George Bernard Shaw)

Terkadang kita terjebak pada satu frasa yang salah dalam hidup. Dalam kehidupan, kita pasti mengalami fase mencari jati diri. Sebenarnya, tidak ada jati diri yang hilang. Jati diri ada karena dibentuk, bukan dicari lalu didapatkan. Seperti apa diri mereka tergantung dari bagaimana memilih hal-hal apa saja yang berpengaruh dalam kehidupan dan diri mereka.

“Hidup adalah mimpi bagi mereka yang bijaksana, permainan bagi mereka yang bodoh, komedi bagi mereka yang kaya, dan tragedi bagi mereka yang miskin.” (Sholem Aleichem)

Hidup bisa jadi suatu hal yang sangat menyenangkan atau bahkan sangat menyedihkan. Hal ini terjadi karena perbedaan sudut pandang yang dipengaruhi latar belakang setiap orang. Untuk tetap bahagia menjalani hidup, Anda harus memiliki sudut pandang yang positif, yang menganggap hidup patut disyukuri dan dinikmati dengan segala kebahagiaan. Bukan hanya diisi dengan kemurungan dan duka yang seharusnya tidak berlarut-larut.

“Kenyataannya, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi besok. Hidup adalah pengendara yang gila dan tidak ada yang menjaminnya.” (Eminem)

Anda tidak bisa meramalkan masa depan sekalipun cuma satu detik ke depan. Anda bisa saja berencana untuk menghabiskan waktu dengan siapa dan seperti apa. Namun, Anda tidak bisa menjamin secara pasti bisa melakukan hal tersebut. Tidak ada yang bisa menjamin Anda akan hidup lama. Maka dari itu, nikmati kehidupan yang Anda miliki. Bersyukurlah dan berbahagialah dengan segala kepunyaan yang akan membawa Anda pada hakikat kehidupan yang sesungguhnya.

“Tujuan hidup kita adalah menjadi bahagia.” (Dalai Lama)

Siapa pun berkeinginan agar hidupnya menjadi bahagia. Karena itu, janganlah berlarut-larut dalam kesedihan. Janganlah terus meringkuk dalam keterpurukan. Bangkitlah dan raihlah kebahagiaan yang jadi tujuan dari hidup. Mulailah dari hal-hal kecil yang bisa bikin kita bahagia. Tak perlu muluk menggapai yang tinggi untuk bahagia. Kalau yang kecil saja sudah bisa buat kita bahagia, hal yang besar dapat dimiliki demi kebahagiaan yang lebih besar lagi.

“Hidup yang baik adalah hidup yang diinspirasi cinta dan dipandu ilmu pengetahuan.” (Bertrand Russell)

Beberapa orang menganggap cinta sebagai hal yang imajiner. Nyatanya, hal imajiner ini justru membawa Anda pada kehidupan yang baik. Dengan hal imajiner ini, Anda bisa merasakan simpati dan empati. Anda bisa merasa diri sebagai manusia dan dengan cinta, Anda bisa bahagia. Hidup bersama cinta dipandu dengan ilmu pengetahuan akan membuat hidup Anda seimbang. Sebab pengetahuan yang Anda punya menghindarkan diri Anda dari irasionalitas yang timbul akibat cinta yang berlebihan.

“Hidup adalah serangkaian perubahan yang alami dan spontan. Jangan tolak mereka karena itu hanya menimbulkan penyesalan dan duka. Biarkan realita menjadi realita. Biarkan sesuatu mengalir dengan alami ke mana pun mereka suka.” (Lao Tzu)

Membiarkan sesuatu hal mengalir secara alami sama seperti halnya dengan menerima kenyataan hidup yang Anda hadapi tanpa harus menyangkalnya. Setiap masalah pasti akan mendewasakan Anda. Anda tidak perlu marah dan menolak hal-hal yang terjadi pada Anda, sekalipun hal itu sangat menyakitkan bagi Anda. Di balik setiap peristiwa yang terjadi pada Anda, ada hal-hal yang baru bisa Anda mengerti ketika Anda sudah bisa merelakan kenyataan sebagai sebuah kenyataan, bukan lagi sebagai mimpi.

 

“Anda di sini hanya untuk persinggahan yang singkat. Jangan terburu, jangan khawatir. Yakinlah bahwa Anda menghirup wangi bunga sepanjang perjalanan.” (Walter Hagen)

Kehidupan hanyalah sementara. Suatu saat kita semua pasti akan kembali kepada pencipta. Jangan menjalani hidup tanpa arti. Setidaknya, kita nanti bisa kembali dengan membawa kenangan baik dan tidak terlupakan. Anda tidak harus menjadi orang yang kaya untuk bisa membuat kenangan yang baik. Anda bisa berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Anda juga tidak harus bekerja setiap hari sampai larut malam hingga mengorbankan jam istirahat. Cukup kerjakan semampunya dan sewajarnya tanpa harus kehilangan momen berarti bersama keluarga. Cintai hidup Anda, tetapi jangan terlalu mencintai apa yang ada dalam hidup. Sebab Anda tidak pernah tahu kapan mereka akan berhenti mencintai.

“Hidup adalah cermin dan akan merefleksikan kembali kepada para pemikir mengenai apa yang mereka pikirkan.” (Ernest Holmes)

Hidup terjadi dari apa yang kita pikirkan. Ketika kita berpikir bahagia, hidup kita akan membahagiakan. Ketika kita berpikir hidup tidak ada artinya, kenyataannya akan seperti itu. Hidup layaknya sebuah cermin dan diri kita adalah pikiran kita sendiri. Untuk membuatnya tampak menarik dan menyenangkan, yang ada di dalam pikiran kita pun harus diselaraskan. Tidak ada orang yang bahagia ketika dalam pikirannya penuh dengan duka dan sifat-sifat negatif. Kebahagiaan hanya datang pada mereka yang yakin bahwa hidup adalah berkat yang harus disyukuri.

“Saya memiliki filosofi yang sederhana: isi apa yang kosong, kosongkan apa yang terlalu penuh, garuk mana yang gatal.” (Alice Roosevelt Longworth)

Anda tidak perlu menjalani kehidupan Anda secara rumit. Jalani apa yang ada, lakukan apa yang perlu dilakukan, hindari apa yang buruk, dan berusaha menjadi orang yang terbaik bagi diri sendiri. Hidup hanya sesederhana itu. Tidak menuntut kita menjadi orang yang hebat di segala bidang dan untuk kepentingan orang banyak.

“Kehidupan adalah 10% apa yang terjadi pada Anda dan 90% adalah bagaimana Anda meresponsnya.” (Lou Holtz)

Hidup terasa nyata ketika Anda beraksi pada suatu hal yang sebenarnya sederhana.  Sesuatu yang baik bisa menjadi buruk bagi hidup Anda dan sesuatu yang buruk bisa memberikan hal yang baik pada diri Anda. Hasil akhirnya tergantung dari bagaimana Anda menyikapi keadaan dari suatu kejadian yang terjadi pada diri Anda. Jangan heran ketika Anda mengetahui ada orang yang tetap bahagia meskipun dirundung banyak masalah. Mungkin Anda harus belajar bagaimana caranya menyikapi secara positif masalah yang muncul.

“Satu-satunya keterbatasan dalam hidup adalah perilaku yang buruk.”(Scott Hamilton)

Hal yang paling membatasi Anda dengan kebahagiaan dalam hidup adalah perilaku yang buruk. Perilaku yang buruk tidak pernah membawa Anda pada suatu keadaan yang baik dan menyenangkan. Anda akan dipenuhi hal-hal yang tidak menyenangkan terus-menerus dan efeknya akan membawa Anda pada kejadian yang tidak pernah positif. Akhirnya, Anda merasa bahwa hidup tidak menyenangkan dan sama sekali tidak membahagiakan.

“Seseorang yang berani membuang satu jam waktunya tidak mengetahui nilai dari kehidupan.” (Charles Darwin)

Waktu adalah bagian dari setiap orang yang tidak bisa diambil dan diputar kembali. Waktu adalah satu-satunya hal yang paling berharga karena memiliki waktu sama saja dengan memiliki kesempatan untuk menciptakan hidup yang lebih baik. Ketika ada orang yang dengan mudahnya membuang satu jam waktunya hanya untuk berdiam diri, ia tidak menyadari bahwa ia telah membuang satu jam waktunya yang bisa membuat kebahagiaan bagi dirinya.

“Apa yang kita pikirkan menentukan apa yang akan terjadi pada kita. Jadi, jika kita ingin mengubah hidup, perlu sedikit mengubah pikiran kita.”(Wayne Dyer)

Pikiran adalah kunci dari terjadinya kejadian dalam hidup. Ketika kita yakin bahwa hidup menyenangkan, semesta akan membantu untuk mewujudkan apa yang kita pikirkan. Hal ini sangat penting untuk diterapkan bila Anda menginginkan hidup yang bahagia. Hidup yang membahagiakan tidak berasal dari orang lain, tetapi berasal dari diri Anda sendiri.

“Perjalanan ribuan mil berawal dari satu langkah.” (Lao Tzu)

Hidup seolah seperti perjalanan panjang seorang manusia. Hidup memiliki tujuan yang kita inginkan. Mencapai tujuan tersebut harus dengan usaha seiring dengan berjalannya waktu. Terkadang usaha yang dibutuhkan mengharuskan Anda mengorbankan beberapa hal. Sekilas terlihat berat, tetapi dengan menjalaninya lama-kelamaan Anda akan terbiasa. Hanya satu langkah awal untuk bisa mencapai mimpi Anda. Mulailah beranjak dari zona nyaman dan bekerjalah untuk hal yang Anda impikan.

 

“Apa pun yang dilakukan dalam hidup, kelilingilah diri Anda dengan orang-orang cerdas yang akan beradu argumen dengan Anda.” (John Wooden)

Kita akan merasa sangat nyaman berada di antara orang-orang yang sepemikiran, yang memiliki tujuan yang sama, dan memiliki pengalaman masa lalu yang sama. Hal ini akan membentuk pola pikir yang sekilas sama sehingga kita akan merasa nyaman dalam berkomunikasi.

Namun, berteman dengan yang membuat kita nyaman tidak akan efektif untuk mengantar kita dalam mencapai mimpi. Justru berada di lingkungan orang yang kerap beradu pendapat adalah hal yang baik karena keadaan ini memaksa Anda untuk tidak hanya berpikir dari sudut pandang diri sendiri, tetapi lebih membuat Anda mengerti bahwa tidak semua orang sama.

“Bakat adalah pemberian Tuhan. Jadilah rendah hati. Terkenal adalah pemberian orang. Jadilah bersyukur. Kesombongan adalah pemberian dari diri sendiri. Berhati-hatilah.” (John Wooden)

Kita kerap terjebak pada satu hal, yaitu kesombongan. Dari kesombongan ini kita merasa bahwa kita sempurna dengan bakat yang dimiliki dan kerap tidak bersyukur. Berbicara tentang hidup, perlu diketahui kalau hidup bukan soal bagaimana menjadi yang terbaik, menjadi pemenang, atau menjadi yang paling memiliki segalanya. Hidup tidak memberikan arti hanya dari materi, tetapi dari bagaimana menjalani hidup dengan berbagi, dengan membantu sesama, dan bagaimana Anda bahagia.

“Semakin Anda mencintai diri Anda, semakin Anda berbeda dari orang lain, yang akan menjadikan Anda unik.” (Walt Disney)

Tidak sedikit orang yang mengidolakan orang lain dan berharap bahwa dirinya (bahkan hidupnya) bisa seperti idolanya. Padahal, ia belum tentu tahu apalagi mau menjalani kehidupan idolanya yang mungkin saja mengalami beberapa hal menyakitkan. Anda tidak perlu terlalu mengidolakan orang hingga menirunya habis-habisan. Semua orang terlahir dengan keunikannya masing-masing dan hal ini yang membuat perbedaan menjadi indah.

“Kita menjadi bijak bukan karena pengalaman pada masa lalu, tetapi karena tanggung jawab akan masa depan.” (George Bernard Shaw)

Kerap kita mengalami peristiwa tidak menyenangkan yang bahkan membuat kita sangat menyesal mengapa hidup harus dilanda hal buruk. Terkadang kita merasa pengalaman itu terlalu menyakitkan dan tidak seharusnya terjadi. Namun, orang yang hebat adalah yang masih bisa bertahan walaupun telah mengalami ribuan, bahkan jutaan pengalaman buruk yang justru dijadikannya sebagai guru terbaik. Bukan karena ia tidak ingin mengalami pengalaman yang sama pada masa mendatang, melainkan ia tahu bahwa masa depan terlalu berharga untuk mengalami masa-masa buruk yang sama.

“Satu-satunya kebijaksanaan adalah mengetahui bahwa Anda tidak tahu apa-apa.” (Socrates)

Rasa ketidaktahuan menjaga kita untuk tetap terus belajar dan mencoba mengetahui. Dengan rasa ketidaktahuan, kita lebih bisa menjaga sikap bahwa semua hal tidak bisa dihakimi berdasarkan pengalaman yang pernah dialami saja. Mungkin juga beberapa hal ditakdirkan untuk tidak kita ketahui alasannya. Mungkin karena memang bukan bagiannya atau hanya sekadar ditunda.

“Melangkahlah dengan hati-hati dan taktis, serta ingat bahwa hidup adalah aksi keseimbangan yang hebat.” (Dr. Seuss)

Hidup layaknya mengendarai sepeda di atas tali. Terkadang keadaannya bisa seekstrem itu. Untuk bisa bertahan dalam keadaan seperti itu, hal yang harus kita pertahankan adalah kehati-hatian dan sikap taktis untuk tetap seimbang. Hidup tidak selalu diliputi kebahagiaan, terkadang kesedihan datang melanda. Sekali-kali musibah pun berkunjung dalam hidup kita.

Dalam kehidupan sosial, kita juga tak jarang memergoki keadaan tak menyenangkan, baik dalam urusan keluarga, pekerjaan, maupun relasi dengan lingkungan. Sebab untuk bisa bertahan dalam situasi seperti itu, Anda harus hati-hati dalam melakukan aksi atau tindakan supaya Anda pun tak masuk dalam pusaran masalah orang lain yang mempengaruhi kehidupan Anda.

“Berkat adalah mereka yang memberi tanpa mengingat dan mengambil tanpa melupakan.” (Elizabeth Bibesco)

Apa yang kita miliki sekarang sesungguhnya hanyalah sebuah titipan dari Tuhan. Tidak ada yang mutlak sepenuhnya milik kita. Karena itu, kita sepatutnya juga berusaha untuk membagikan kebahagiaan pada mereka yang membutuhkan. Hidup akan lengkap ketika tahu bahwa kita selalu dihujani berkat dan berkat itu hadir dari aksi berbagi secara tulus hati.

“Bekerjalah seperti Anda tak punya uang. Mencintailah seolah Anda tidak pernah disakiti. Menarilah seolah tidak ada orang melihat Anda.” (Satchel Paige)

Penuhilah hidup dengan berkat. Mendapatkan berkat pun tak hanya dari berbagi, tetapi juga dari bekerja dan mendedikasikan hidup untuk mengejar apa yang diimpikan tanpa mengorbankan orang lain. Memberikan bagian dari diri kita yang paling baik akan memberikan berkat kembali pada hidup. Anda tidak perlu takut bahwa apa yang Anda punya akan berkurang saat Anda berbagi atau melepasnya menjadi milik orang lain karena Tuhan akan memberi ganti hingga berkali-kali lipat.

“Orang-orang tidak menyadari apakah ini musim dingin atau musim panas ketika mereka sedang bahagia.” (Anton Chekhov)

Waktu bukanlah hal mutlak. Waktu itu relatif. Maksudnya, Anda sebaiknya menikmati hidup bukan dari waktu yang dimiliki, melainkan dari bagaimana perasaan Anda saat itu. Perasaan bahagia akan membuat Anda sungguh-sungguh merasakan hidup. Jadi, yang membuat hidup Anda menjadi berarti dengan kebahagiaan tidak ditentukan dari waktunya, tapi ditentukan dari diri Anda sendiri.

Itulah 25 kata-kata bijak dari orang-orang hebat, semoga bisa di jadikan motivasi dan dapat memberikan manfaat untuk kalian yang membaca.


close